SDM Minim Jadi Kendala Kebijakan Satu Peta

Posted on Updated on

vector-map
Sumber Ilustrasi, Istimewa

BussIns, Jakarta—Kepala Badan Informasi Geospasial (BIG) Hasanudin Zaenul Abidin mengatakan,  tidak adanya sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu kendala dalam percepatan kebijakan satu peta (one map policy). Itu dalam hal SDM geospasial dan geodesi. Sementara, menggunakan tenaga ahli dari luar negeri tidak dimungkinkan karena risiko yang besar.

“Sangat ceroboh dan gegabah, menggunakan tenaga asing untuk hal itu karena terkait data Indonesia,” kata Hasanudin Zaenul di Jakarta kemarin.

Percepatan kebijakan itu, dia menambahkan, memerlukan dana sebesar Rp 37 triliun. Seandainya pemerintah pusat memberikan anggarani itu, BIG juga sulit mencapai target karena ketidaktersediaan SDM itu.

Percepatan kebijakan satu peta tertuang dalam  Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2016 . Di situ, kebijakan satu peta menggunakan skala 1 berbanding 50.000 dengan sistem informasi geospasial tematik terintegrasi seluruh Indonesia.

“Program pengerjaan sampai penyelesaiannya, dari tahun 2016 sampai 2019,” kata dia.

Dia berkata, kerja sama dengan lembaga yang terkait dan juga beberapa perguruan tinggi, akan memercepat target tersebut. Karena peta ini sangat dinantikan oleh semua pihak baik dari kalangan swasta, investor, pemerintah pusat, dan pemerintah daerah.

“Dan juga menjadi acuan dalam pembuatan titik koordinat rencana tata ruang daerah dan pusat,” tegas Hasanudin. (Arm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s