Walau Terhambat, Komputasi Awan akan Bagus

Posted on

Sumber Ilustrasi, Istimewa
Sumber Ilustrasi, Istimewa

BussIns, Jakarta—Vice President Sales and Operation Biznet Gio Nusantara, Andre Jenie, mengatakan bahwa perkembangan layanan komputasi awan (cloud computing) di Indonesia terhambat sejumlah hal. Antara lain, cara berpikir tradisional yang dimiliki unit bisnis tertentu.

“Misalnya saja, divisi pengadaan dan keuangan, berpikir bahwa proses bisnis yang mengandalkan infrastruktur TI (teknologi informasi) harus bisa diaudit. Hal ini menghambat adopsi komputasi awan yang sudah direncanakan tim infrastruktur TI,” kata Andre di Jakarta kemarin ke BusinessInspiration, melalui surat elektronik.

Andre kemudian menjelaskan, penghambat lainnya adalah faktor keamanan komputasi awan. Itu disebabkan kekurangan informasi tentang seperti apa proses dan praktik keamanan operasi harus berjalan di komputasi awan.

Juga, belum ada sertifikasi keamanan seperti PCI-DDS dan ISO 27001 yang dimiliki penyedia layanan komputasi awan di Indonesia.

“Kalau kami, merencanakan mendapat sertifikasi PCI-DDS sebelum akhir tahun 2017 ini,” kata Andre.

Dia meyakini, semua hambatan tersebut lambat laun akan dapat dilalui dengan adanya karakteristik build-as-you-need and pay-as-you-use dari komputasi awan. Hal itu dapat menekan biaya implementasi  dan operasi TI secara signifikan.

“Sehingga adopsi cloud computing di Indonesia akan menjadi lebih cepat,” kata dia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s