Diinterogasi, Dokter Perlu Sadar Pentingnya Ahli Hukum

Posted on Updated on

Sumber Ilustrasi: Istimewa
Sumber Ilustrasi: Istimewa

BussIns, Jakarta—Pengamat kesehatan, dr. Erik Tapan, menyatakan bahwa berhadapan dengan penegak hukum,  dokter hendaknya mau melindungi diri dengan menggunakan ahli hukum. “Itu terlepas dari nantinya dia dinyatakan bersalah atau tidak,” kata dia di Jakarta belum lama ini.

Dia berkata, sama seperti masyarakat yang sudah menyerahkan urusan vaksin ke dokter, tidak ada salahnya dokter meminta bantuan ahli hukum.

“Itu sebelum terlambat dan bahkan menerima hukuman dari masyarakat meski belum dinyatakan bersalah,” kata Erik yang juga dikenal sebagai pengamat informatika kedokteran.

Saat diperiksa polisi,  dokter sering datang sendirian tanpa ahli hukum. Sebab, mungkin merasa tidak bersalah sehingga tidak memersoalkan diinterogasi sendirian.

“Terlepas dari nantinya dinyatakan bersalah atau tidak, tindakan preventif sangat diperlukan seorang dokter dalam hal itu,” kata dia.

Erik mengumpamakan, sebuah mobil untuk berjalan perlu empat roda, tetapi selalu membawa satu ban cadangan sebagai antisipasi. Kemudian, bayi yang belum tentu sakit, perlu divaksin untuk antisipasi.

“Dan seorang dokter pun harus punya langkah preventif dengan didampingi ahli hukum, saat diperiksa aparat,” tegas Erik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s