37.000 Apartemen Terjangkau Dibangun di Cimanggis

Posted on Updated on

Impresi Artis Podomoro Golf View/Istimewa
Impresi Artis Podomoro Golf View/Istimewa

BussIns, Depok—PT Graha Tunas Selaras (GTS) sebagai salah satu anak usaha PT Agung Podomoro Land, Tbk. (APLN) membangun 37.000  unit apartemen   kelas terjangkau bagi masyarakat. Lokasinya di Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Pengembangan Apartemen Podomoro Golf View (PGV) tersebut mencakup kawasan seluas 60 hektar.  Lantas ada lagi pengembangan oleh mitra stategis APLN yang turut mengembangkan kawasan bisnis, komersial, seluas 20 hektar. Selanjutnya  akan ada  Kolase Kanisius yang akan membangun pusat pendidikan terpadu dari TK, SD, SMP, SMA,  hingga perguruan tinggi dengan luasan 20 hektar.

Saat ground breaking hari minggu kemarin, Vice President Corporate Marketing APLN, Indra W. Antono, mengatakan, PGV akan terdiri dari 25 menara yang masing-masing setinggi 24 lantai dengan total 37.000 unit apartemen. Harga yang ditawarkan kepada masyarakat Rp 9,4 juta per m2 dan  harga ini tidak akan berubah dari menara pertama sampai ke menara 25. Sebab ini termasuk harga subsidi dari pemerintah dalam program sejuta rumah murah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Dia berkata, “Tidak banyak perusahaan pengembang yang berpartisipasi dalam program pemerintah ini, tetapi APLN melalui GTS aktif mewujudkan dengan mengembangkan PGV Cimanggis. Kami mengharapkan semakin banyak masyarakat yang tinggal di tempat berkualitas dan lengkap fasilitasnya dengan harga terjangkau. Pemerintah mempunyai program membangun satu juta rumah untuk mengatasi kebutuhan 15 juta rumah bagi masyarakat menengah ke bawah. Melalui REI, pemerintah mengimbau perusahaan pengembang perumahan untuk turut mendukung program ini.”

Indra menjelaskan Cimanggis merupakan kawasan yang sangat menjanjikan untuk tempat tingal dan hunian maupun investasi. Sebagai tempat tinggal dan hunian dengan jarak hanya 19 km dari Cawang, ini merupakan alternatif strategis.

Sedangkan untuk investasi, dengan harga PGV sekitar Rp 9,4 juta per m2 merupakan harga yang sangat kompetitif. Itu jika dibandingkan dengan harga apartemen di wilayah Tangerang, Serpong, dengan jarak 24 km dari Jakarta yang  harganya tergolong tinggi yaitu Rp 17 juta sampai Rp 20 juta per m2.

“Begitu juga dibandingkan dengan Cikarang, Bekasi,    dengan jarak 20 km,  masih sekitar Rp 13 juta sampai Rp 15 juta per m2. Bahkan harga apartemen di wilayah Sentul dan Bogor dengan jarak 35 km sampai 46 km dari Jakarta masih relatif tinggi yakni di harga sekitar Rp 10 juta sampai Rp  14 juta per m2,” ujar Indra. (Bar)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s