Posted on Updated on

IAPMO Berikan Sertifikasi-Uji Produk Plumbing

Sumber Ilustrasi Istimewa
Sumber Ilustrasi Istimewa

BussIns, Jakarta—Beberapa lembaga kemarin di Jakarta  menandatangani kerja sama terkait sertifikasi, pelatihan, dan standardisasi produk plumbing dan sanitasi. Mereka adalah Pusat Penelitian dan Pengembangan Pemukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Badan Standardisasi Nasional (BSP), dan The International Association of Plumbing and Mechanical Officials (IAPMO).

CEO IAPMO Russ Chaney menyatakan, IAPMO akan memberikan pendidikan-pelatihan tentang sistem plumbing dan juga menciptakan tenaga kerja ahli bidang itu yang melibatkan beberapa perguruan tinggi di Indonesia di Jakarta, yogyakarta, Surabaya, dan Bali.

“Selain itu juga membuat berdirinya fasilitas pengujian dan sertifikasi produk-produk plumbing seperti kloset, kran, pipa, wastafel, serta produk sejenisnya di Indonesia agar dapat meningkatkan daya saing khususnya di pasar Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) maupun pasar internasional secara keseluruhan,” ujar Chaney.

Sementara itu Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Pemukiman Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat RI Arief Sabarudin mengatakan pemberlakuan wajib SNI untuk plumbing dan peralatan sanitasi di perumahan, gedung-gedung, apartemen, rumah susun, dan rumah tapak, sudah tertuang dalam berbagai peraturan.

Di peraturan itu diwajibkan memakai plumbing dan peralatan sanitasi berstandardisasi SNI tersebut dan bila melanggar akan dikenakan kurungan selama lima tahun dan juga denda sebesar Rp 50 miliar. “Jadi kita tidak bisa main-main dengan SNI ini,” tegas Arief.
Sedangkan Ketua BSN Bambang Prasetya mengimbau masyarakat untuk tidak sekadar tergiur harga murah tetapi perhatikanlah standardisasi mutu dan bahan baku produk.

“Baru-baru ini telah ditemukan sebuah kran produk negara lain dengan harga murah yakni tiga buah seharga Rp 10.000 tetapi setelah dicek produk tersebut mengandung bahan timbal yang sangat membahayakan kesehatan. Ini tentunya menjadi peran pemerintah dan pihak terkait agar bisa mengontrol produk yang tidak memenuhi standar sehat dan layak,” ujar Bambang. (Bar)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s